Archive for October, 2011

Latar Belakang Pentingnya Asuransi Pendidikan

Setiap orang tua selalu mengharapkan anak-anaknya memperoleh pendidikan yang baik sebagai bekal kehidupannya dimasa yang akan datang. Beberapa faktor yang menyebabkan perlunya asuransi pendidikan untuk anak-anak kita, pertama adalah harapan orang tua untuk menyekolahkan anak di tempat pendidikan yang baik dan pada tingkat pendidikan setinggi-tingginya. Sebab yang kedua adalah biaya pendidikan yang baik sampai jenjang perguruan tinggi memerlukan biaya besar. Sebab ketiga adalah ketidakpastian akan pendapatan yang akan datang, sebab keempat dan yang paling penting adalah ketidakpastian akan usia orang tua yang membiayai sekolah anak-anaknya. Banyak kejadian para orang tua yang tidak memiliki asuransi menyebabkan anak-anaknya tidak memperoleh biaya pendidikan yang layak sehingga tidak dapat mengikuti pendidikan disekolah favorit atau unggulan atau bahkan sampai terjadi anak-anak tersbut putus sekolah, semoga tidak terjadi pada kita.

Manfaat Asuransi Pendidikan

Banyak orang tua belum menyadari manfaat asuransi pendidikan, atau enggan membeli polis asuransi pendidikan untuk melindungi putra-putrinya dari kesulitan biaya pendidikan dimasa datang. Keenganan kerapkali muncul karena ketidaktahuan akan manfaat dan mekanisme kerja asuransi atau juga dan sering terjadi tidak nyaman berhubungan dengan agen asuransi yang terkadang sangat agresif dan dinilai memberikan janji berlebihan, alias omong doang. Sebab lainnya bisa berupa berita atau informasi dari kawan-kawan yang mengalami kesulitan mengajukan klaim. Asuransi Pendidikan sangant bermanfaat untuk melindungi diri kita dari dampak atas kejadian yang tidak diinginkan dan kejadian tersebut akan memberikan pengaruh butuk bagi pendidikan putra-putri kita.

Salah satu cara yang lebih baik dalam membeli jasa asuransi adalah melalui Pialang Asuransi atau Perencana Keuangan yang juga mempunyai lisensi Pialang Asuransi. Peran pialang asuransi adalah membantu penutupan asuransi dan berpihak kepada pembeli asuransi pialang bertindak sebagai wakil dari perusahaan asuransi. Berbeda dengan pilang asuransi, agen asuransi adalah prosfesional yang menjual asuransi dan bertindak selaku wakil atau agen dari peruhaan asuransi, sedangkan pialang asurnasi bertindak selaku wakil dari pembeli polis, pialang asuransi juga dapat dimintai bantuannya dalam hal pengurusan klaim.

Asuransi pendidikan agar bermanfaat agar dirancang sesuai dengan kebutuhan para peserta asuransi, memang yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi apda umumnya adalah produk-produk standar namun biasanya besaran pertanggungan dan cara pembayaran premi dapat dinegosiasikan dengan perusahaan asuransi melalului agen-agennya, begitu pula dengan nilai preminya. Agar memenuhi kebutuhan finansial anda buatlah polis dengan nilai pertanggungan yang cukup untuk membiayai kebutuhan putra-putri anda. Dalam hal pembayaran premi pilihlah cara pembayaran yang sesuai dengan pola pendapatan anda, agar tidak memberatkan pada saat jatuh tempo pembayaran premi. Misalkan anda adalah seorang pegawai yang mendapatkan gaji bulanan maka pembayaran premi asuransi bisa dipilih dengan pembayaran bulanan dan langsung potong rekening bank anda, sehingga anda tidak mengalami kerepotan dalam menyetorkan premi. Apabila anda adalah seseorang yang sering mendapatkan pendapatan ekstra setiap semester atau tahunan (bonus tengah tahunan dan bonus final akhir tahun) dan ingin menggunakan sebagaian atau seluruhnya untuk pembayaran premi asuransi maka pembayaran premi asuransi dapat dirancang semesteran atau tahunan.

Berapakah Nilai Pertanggungan Asuransi Yang Dibutuhkan?

Menghitung nilai pertanggungan yang dibutuhkan sangat penting, kesalahan dalam memperhitungkan nilai pertanggungan akan menyebabkan tidak terpenuhinya pembiaayaan untuk pendidikan putra-putri kita. Berapakah nilai pertanggungan yang ideal? Ini merupakan pertanyaan yang memiliki jawaban yang relative berbeda dari satu orang dengan orang yang lain. Untuk memudahkan perhitungan nialai asuransi yang dibutuhkan kita harus menghitung kebutuhan biaya pendidikan pada nilai saat ini, biaya pendidikan ngkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, dalam perhitungan biaya pendidikan masukan semua unsure biaya tidak hanya biaya sekolah, termasuk taksiran biaya hidup dan juga biaya kesehatan dimasa yang akan datang. Apabila telah didapatkan suatu angka maka angka kemudian hitunglah dengan menggunakan nilai yang akan datang atau Future Value 5 tahun or 10 tahun atau bahkan 15 tahun yang akan datang biaya tersebut akan menjadi berapa, jangan lupa masukan faktor inflasi dalam perhitungan tersebut, sehingga kita tidak mengalami kesalahan hitung.

Apabila telah diketahui angka nilai asuransi yang dibutuhkan maka tahap selanjutanya tentukan premi yang terjangkau yang dapat dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan biaya tersebut. Tentukan pula pola pembayaran preminya agar tidak memberatkan anda pada saat jatuh tempo pembayaran premi. Perhitungan nilai asuransi dapat anda hitung sendiri apalagi kalau anda berlatar pendidikan akuntansi atau ekonomi. Namun bila mengalami kesulitan atau untuk lebih menyakinkan perhitungan maka disarankan menghubungi Certified Financial Planner anda untuk mendapat nasihat bukan saja menghitung niali asurnsinya namun juga merancang asuransi yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Ayo rencanakan asuransi pendidikan putra-putri anda jangan biarkan mereka putus sekolah, anak adalah amanah Allah yang Maha Pengasih kepada kita.

Andre Herlambang, AK, CFP, CRMP, QWP (Praktisi Perencanaan Keuangan dan Manajemen Risiko)

Salah satu instrumen keuangan yang digunakan dalam perencanaan keuangan berbasis  syariah adalah reksadana syariah. Yang menjadi pertanyaan kita adalah apakah bedanya antara reksadana biasa atau reksadana konvensional dengan reksadana syariah. Terdapat berapa macam reksadana syariah, bagaimanakah sifat-sifat masing-masing jenis reksadana syariah tersebut dan  bagaimana tingkat pengembalian hasil invesrtasi dan risiko investasinya.

Prinsip umum dalam melakukan perencanaan syariah adalah bahwa perencanaan Keuangan islami diarahkan agara tercapai keseimbangan antara pencapaian tujuan sejahter di dunia dan sejahtera dihari kemudian. Ajaran islam telah memberikan tuntunan dalam melaksanakan kegiatan bisnis yaitu agar tidak mengandung kegiatan yang bersifat maisir, gharar dan riba. Sehingga tentunya reksadana syariah telah dipilah dan dipilih hanya berinvestasi yang sesuai dengan ketentuan syaraih, instrumen-instrumen keuangan yang dipilih adalah saham yang terdaftar dalam Jakarta Islamic Indeks dan Sukuk.

 

Jenis Reksadana Syariah

Reksadana syariah terdiri dari berbagai jenis saham bergandung pada jenis instrumen investasi yang digunakan dalam portofolio investasi reksadana syariah. Reksadana Syariah terdiri dari :

a.       Reksadana Syariah Saham adalah reksadana syariah yang sebagian besar dana kelolaan reksadana sebagaian besar, biasanya sekitar 70-80% dari total dana kelolaan reksadana diinvestasikan kedalam saham-saham syariah, yaitu saham yang masuk kedalam daftar  Jakarta Islamic Indeks.

b.      Reksadana Syariah Campuran adalah reksadana syariah yang dana kelolaannya diinvestasikan kedalam instrumentasi saham syariah dan instrumen obligasi syariah atau sukuk dengan prosentasi tertentu sebagaimana disampaikan pada prospektur reksadana.  

c.        Reksadana Syariah Pendapatan Tetap adalah reksadana syariah yang sebgai besar dana kelolaannya diinvestasikan kedalam instrunmen obligasi syariah atau sukuk, biasanya     70-80% dari dana kelolaan reksadana syariah pendapatan tetap.

 

Tingkat Risiko Reksadana Syariah

Dilihat dari sisi risikonya risiko reksadana syariah dapat diurutkan sebagai berikut, reksadana syariah yang paling besar risikonya adalah reksadana syariah saham. Risiko reksadana syariah saham berbanding lurus dengan risiko-risiko saham-saham yang ada dalam portofolio  reksadana syariah tersebut. Tingkat risiko yang lebih rendah pada urutan berikutnya dalah risiko reksadana campuran, reksadana syariah campuran memiliki tingkat risiko yang lebih kecil dari risiko reksadana syariah saham. Risiko reksadana syariah Campuran pada umumnya berada diantara risiko reksadana syariah saham dan risiko reksadana syaraiah pendapatan tetap. Risiko reksadana dana syariah  campuran merupakan bauran risiko yang melekat pada saham-saham  dan obligasi syariah atau sukuk yang menjadi bagian dari portofolio reksadana syariah campuran tersebut. Risiko reksadana pendapatan tetap memiliki risiko paling rendah dibandingkan dengan risiko-risiko yang dimiliki oleh reksadana syariah saham dan risiko reksadana campuran.  

 

Memilih Reksadana Syariah Sebagai Instrumentasi Investasi  

Memilih reksadana syariah gampang-gampang sulit, dibilang gampang karena, instrumen tersebut sudah banyak ditawarkan di agen penjual yang pada umumnya adalah bank atau asuransi manakala asuransi dikaitkan dengan investasi yang sering disebut unitlink. Namun untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita tidaklah semudah dibayangkan. Berikut adalah panduan untuk memilih reksadana syariah yang tepat, pertama kita harus melakukan self assessment terhadap hal-hal sebagai berikut; antara lain tujuan financial kita, kemampuan finansial kita saat ini, kemampuan menanggung risiko, jangka waktu posisi saat ini dan saat kebutuhan finansial terjadi.

Setelah melalui self assessment, apabila merasa memerlukan bantuan sebaiknya meminta bantuan Certified Financial Planner untuk memperoleh hasil assessment yang lebih baik. Tahapan berikutnya adalah melakukan analisis terhadap produk-produk yang ditawarkan diagen-agen penjual atau langsung oleh manajemen investasi dicari produk yang sesuai dengan kebutuhan finansial kita dan kemampuang kita menaggung risiko investasi. Apabil jangka waktu yang dimiliki cukup panjang misalkan 10-15 tahun maka reksadana syariah saham dapat menjadi pilihan, karena dalam jangka panjang kenaikan atau hasil investasi yang dihasilkan oleh reksadana saham akan lebih besar dari jenis reksadana syariah jenis yang lain.

Para investor yang memiliki tingkat resistensi yang tinggi terhadapa risiko investasi maka pilihan reksadana campuran atau reksada pendapatan tetap dapat menjadi pilihan. Namun tentunya agar diingat bahwa reksadana jenis ini memberikan imbalan yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis reksadana syariah saham. Para calon pensiunan yang sudah dekat dengan masa pensiunnya pilihan reksadana campuran merupakan pilihan yang masih direkomendasikan, mengingat pilihan reksadana pendapatan tetap memberikan hasil yang minimal dibandingkan jenis reksadana lainnya. Namun apabila faktor pertimbangan risiko mendominasi keputusan investasi maka reksadana pendapatan tetap dapat dijadikan pilihan.

Selamat berinvestasi.

 

Presented by Andre Herlambang, AK, CFP, QWP, CRMP