Posts Tagged ‘asuransi’

Tujuan Hidup Keluarga

Tujuan Hidup Keluarga

Berbicara mengenai tujuan hidup dalam perencanaan keuangan keluarga tidaklah semudah mengatakannya begitu saja, karena belum tentu apa yang kita katakan adalah yang tujuan prioritas untuk kehidupan keluarga kita. Dalam hal ini, perencana keuangan keluarga akan membantu/menfasilitasi anda untuk dapat mengenali apa sih yang benar-benar urgent, prioritas kebutuhan anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang akan menjadi Tujuan perencanaan keuangan anda.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang ingin hidup senang, bisa beli ini itu , bisa jalan-jalan sana sini, yah sih itu adalah hal yang wajar.  Namun Apa itu semua tujuan hidup yang prioritas buat anda? Hati-hati jangan terjebak dalam membedakan yang benar-benar kebutuhan dan yang mana yang hanya sekedar keinginan. Yah …yah betul…keinginan seperti berjalan-jalan ke Paris…itu juga bisa jadi tujuan anda dalam perencanaan keuangan anda…tapi apa itu yang prioritas? Keinginan yang hanya menyenangkan sesaat lebih baik disingkirkan dahulu, ketika anda memikirkan apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup anda yang prioritas.

Sebagai gambaran aja deh, biasanya kalo buat orang pada umumnya seperti para keluarga muda, yang prioritas itu adalah seperti kebutuhan membeli rumah, kebutuhan menyiapkan  pendidikan anak, lalu  lebih bagus lagi kalo anda sudah mempersiapkan kebutuhan akan dana pensiun anda.  Namun umumnya dalam hal mempersiapkan   dana ini memerlukan suatu perjalanan waktu  yang tentu makin bagus kalo dipersiapkan lebih awal. Karena dalam perjalanan waktu itulah banyak sekali kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Oleh karena itupun maka dalam ilmu perencanaan keuangan keluarga , anda harus memperkecil atau menghilangkan resiko-resiko tersebut dengan transfer of risk atau mentransfer resiko-resiko ini melalui suatu perlindungan Asuransi.   Jangan sampai anda bagaikan seorang penumpang yang naik kapal Cruise yang tidak punya kapal sekoci dan tidak punya pelampung, wah…wah…bahaya lo……Ilustrasi yang tepat adalah sedia Payung sebelum Hujan…jangan sampai kehujanan dululah…entar basah kuyup deh..he..he…Yah itu hanya sebagian contoh tujuan prioritas.

Namun tujuan hidup setiap orang yah berbeda beda tergantung dari keadaan masing-masing, jadi prioritas itu bisa saja berbeda-beda. Ingat yah kalo bikin prioritas yang benar….yang penting bangun fondasi dan struktur rumahnya dulu dan lakukan finishingnya dengan rapi, jangan beli perabotannya dulu….ggggeerrrr………..yah seperti  Jargon Susu Dancow kesukaan saya…”Ini Dulu Baru Itu”….begitulah kira-kira seharusnya kita melakukan skala prioritas dalam tujuan hidup kita.

Belanja yang Bijak

Belanja yang Bijak

Berbelanja memang mengasyikan karena kita bisa melepas lelah setelah penat bekerja selama seminggu  bahkan berbelanja ke Shopping Mal sudah menjadi bagian rekreasi modern keluarga pada saat ini. Percaya atau tidak? Silahkan pergi sendiri ke Mal-mal di akhir pekan…betapa padatnya pengunjung di sana. Yah kalo dulu mah berkumpulnya paling cuma di Ancol,Taman Mini atau Kebon Binatang Ragunan…he..he..Paling tidak berbelanja yang sudah menjadi kegiatan rutinitas ini memang sangat ditunggu tunggu bahkan pada hari kerja sebelumnya kita seringkali sudah merencanakan kemana kita akan shopping atau berjalan jalan sambil belanja di akhir pekan?

 

 

 Semua sah-sah aja tapi ingatlah untuk berbelanja atau melakukan pengeluaran uang dengan bijak karena kalo tidak tagihan kredit card anda akan membumbung tinggi setinggi batas plafon kredit card anda….he..he..coba nonton film Shopaholic..dimana akhirnya anda dikejar-kejar Debt Collector.Saya sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton  guna menggambarkan orang yang keranjingan belanja gila-gilaan…he..he..ini berbahaya lo….karena di situ ada pesan tersirat yang harus kita pelajari bersama yaitu untuk bersikap bijak dengan yang namanya Belanja.

Jadi gimana donk supaya saya tidak overspending atau besar pasak dari pada tiang? Banyak cara untuk mengontrol pengeluaran anda yaitu mulai dari menetapkan budget pengeluaran bulanan, sistem amplop pengeluaran sampai banyak hal lainnya seperti membuat daftar pembelian sebelum bepergian yaitu barang barang yang memang dibutuhkan dan cobalah bersikap pintar dengan mencari tempat dan harga yang murah untuk barang yang memang anda butuhkan. Jangan malu untuk membanding-bandingkan harga beda 3% atau 5% itu berharga lo…..Biasanya ibu-ibu yang suka ke pasar-pasar kayak  ITC dan Pasar Pagi harusnya sih sudah pintar-pintar dalam hal tawar-menawar ini. Tapi kadangkala ibu-ibu juga yang mulai matanya hijau kalo melihat iklan diskon di mal-mal …he..he….Bu..Bu….sebelum beli bertanya dulu yah dalam hati “Do I need This?” atau “Apa saya butuh barang ini?”

Bagaimanapun sikap ini harus dimulai dari diri anda sendiri , karena sikap ini akan mendidik kita untuk bersikap hemat dan disiplin sehingga kita tidak akan besar pasak dari pada tiang….he..he..kalo enggak kita bisa tenggelem tuh…..Jadi ingat Disiplin, Disiplin dan Komitmen yang tinggi. Oleh karena itu jangan sungkan potong dulu uang anda di muka sebesar 20% untuk ditabung…yah minimal 10% lah….ini perlu Kedisiplinan dan Komitmen tinggi lo. Coba aja kalo tidak percaya. Kita harus belajar dari Paman Gober …tapi jangan pelajari sifat kikirnya yah…tapi sikap Menabung dan Berinvestasinyalah yang kita pelajari. Jadi Bukan Pelit…tapi Bijak dalam Mengelola Keuangan Keluarga.