Posts Tagged ‘dana pendidikan anak’

dana-pendidikanBanyak orang yang bertanya kepada saya gimana sih mempersiapkan dana pendidikan anak. Apakah cukup dana yang sekarang saya persiapkan untuk pendidikannya kelak? Nah itu adalah pertanyaan yang bagus sekali karena yang penting kita harus tahu apakah dana pendidikan yang kita persiapkan sudah cukup untuk memenuhi segala kebutuhan buah hati kita ini.

 

Sekarang memang banyak sekali Bank maupun perusahaan asuransi yang menawarkan persiapan dana pendidikan anak dan menurut saya tidak ada yang salah dengan produk itu, tetapi masalahnya kita yang seringkali kurang jeli dan asal membeli produk pendidikan tanpa kita sungguh-sungguh mengerti apakah dana yang akan terkumpul ini sudah cukup atau belum nantinya. Jadi ketika anda membeli produk apapun namanya dana pendidikan, asuransi dana pendidikan atau tabungan pendidikan, cobalah untuk lebih jeli menganalisanya dan pastikan pihak penjual tersebut tahu betul kebutuhan anda, sehingga bisa memberikan pengarahan atau proposal yang sesuai. 

 

Bagaimanapun berhati hatilah karena Inflasi akan memakan dana pendidikan yang anda persiapkan. Oleh karena itu selalu pastikan masukkan asumsi tingkat inflasi dalam menghitung kebutuhan pendidikan anak anda dengan jelas. Misalnya sekarang uang pangkal masuk SMA sebesar Rp. 5 Juta dengan asumsi tingkat inflasi 10%, maka 3 tahun lagi uang pangkal masuk SMA tersebut menjadi Rp. 6.655.000,-  dan seterusnya juga untuk uang masuk perguruan tinggi sebesar Rp. 20 juta maka 6 tahun lagi dengan asumsi tingkat inflasi 10% menjadi sebesar Rp. 35.431.220,- dan jangan lupa belum uang SKS semesterannya.  Setelah anda mengetahui segala kebutuhan dana pendidikannya di kemudian hari, anda akan tahu berapa yang anda harus sisihkan tiap bulan dari sekarang supaya kebutuhan dana tersebut dipenuhi pada waktunya di kemudian hari. Jadi pastikan uang yang anda persiapkan mampu untuk menahan kenaikan biaya pendidikan di kemudian hari sebagai efek dari tingkat inflasi tersebut.  Anda harus kritis dalam membeli produk dana pendidikan tersebut sehingga tujuan dana pendidikan tersebut tercapai sesuai dengan kebutuhannya di kemudian hari.

 

Saya percaya Bapak dan Ibu idealnya pasti sangat memperdulikan masalah dana pendidikan anak ini, sayapun sangat setuju, karena pendidikan dapat membantu anak kita untuk memperoleh wawasan yang lebih baik, pekerjaan yang lebih baik dan harapan cita-cita yang lebih baik. Paling tidak anda sudah memberikan kailnya dan anak anda sudah bisa mancing ikan sendiri untuk menghidupi dirinya kelak di kemudian hari. Itu sudah menjadi tanggungjawab kita sekalian sebagai orangtua atas Buah Hati Titipan ALLAH ini. Yah tentu sambil memupuk jiwa kepemimpinannya, siapa tahu kelak anak anda menjadi seorang wirausahawan yang berhasil dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja lagi di Indonesia. 

__________________________

Bila Bapak Ibu masih bingung, coba Bapak Ibu ingat ingat lagi berapa dulu uang sekolah Bapak Ibu waktu SD dan bandingkan dengan uang sekolah SD yang sama sekarang. Nah itulah yang saya maksud di atas. Silahkan dihitung berapa kali lipat kenaikannya dalam kurun waktu berapa tahun. Ini yang harus kita antisipasi bersama supaya semua berjalan mulus.

Perencana Keuangan Keluarga

Perencana Keuangan Keluarga

Bingung..Bingung aku bingung…itu adalah kalimat penggalan sebuah lagu era tahun ‘70 an …yah mungkin mirip dengan jawaban  orang yang bingung dengan maksud perencanaan keuangan keluarga. Banyak orang yang kalo ditanya tentang apa sih tuh perencanan keuangan keluarga, maka banyak orang yang berbicara oh itu sih tentang pendidikan sekolah anak , ada yang lagi bilang oh itu sih tentang merencanakan keuangan hari tua. Yah itu semua tidak salah kok karena hal-hal itupun menjadi bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Salahnya banyak dari mereka cuma dengar-dengar dan tidak pernah melakukan action apapun mengenai perencanaan keuangan ini.

Jadi pandai-pandailah membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan, mana yang prioritas utama dan mana yang bisa belakangan….hati-hati yah jangan gunakan peribahasa “Biar bokek yang penting Keren”, wah ini berbahaya….oleh karena itu kalo yang utama-utama aja belum direncanakan atau bahkan belum terpenuhi , yah gak usah muluk-muluk mau rencana jalan-jalan dengan biaya yang mahal yah. Gunakan peribaha “Berakit-rakit ke Hulu Berenang- renang ke tepian, Bersakit-sakit dahulu Bersenang-senang Kemudian”…nah itu lebih Bijak

Lebih dari itu sebenarnya perencanaan keuangan keluarga bisa mencakup buanyaaak hal karena anda adalah orang dengan segudang keinginan dan kebutuhan , betul gak? he…he…jadi perlu diketahui bahwa semuanya itu perlu perencanaan termasuk bila anda ingin berlibur? Mau gak anda berlibur di Pantai Kuta Bali atau bahkan Pantai Miami, Florida…tapi hati hati yah jangan di Kali dekat New Orleans yah…karena di situ banyak buayanya..he..he….Tapi anda harus terlebih dahulu membereskan keuangan keluarga anda beserta dengan perencanaannya tentu dimulai dari hal-hal yang utama seperti contohnya perencanaan apabila sesuatu hal terjadi yang mengakibatkan anda tidak bisa bekerja kembali atau kehilangan kemampuan untuk membiayai hidup keluarga atau ekstrimnya seseorang kepala keluarga meninggal gitu lah…kira-kira…padahal satu-satunya harapan adalah dari orang ini. Hati-hati lo…kemarin tiba-tiba teman ibu saya meninggal dunia…untungnya anak-anaknya sudah besar besar jadi mereka sudah bisa menghidupi dirinya sendiri kalo belum bagaimana? Cukupkah tabungannya untuk hidup istri dan pendidikan anaknya……jangan ini menjadi beban buat keluarga kita. Itu makanya suka tidak suka yang namanya Asuransi Jiwa diperlukan…di luar negeri ini mah sudah biasa apalagi Asuransi Kesehatan karena yang namanya biaya kesehatan ini makin lama makin mahal lo…

 Marilah kita Bijak dalam Menyadari Pentingnya Perencanaan Keuangan Keluarga dan itu adalah menjadi tanggungjawab kita semua sehingga tercipta masyarakat dengan keluarga-keluarga yang melek mengenai masalah perencanaan yang satu ini. Jangan jadikan Keluarga Anda Korban Ketidaktahuan atau bahkan Ketidakperdulian Anda! Jangan remehkan Pentingnya Perencanaan Keuangan Keluarga.