Posts Tagged ‘dana pendidikan’

Asuransi Pendidikan

Kita semua berharapan dapat mendidik dan menyekolah anak kita ke sekolah-sekolah terbaik dan pada jenjang pendidikan setinggi-tingginya. Tentunya untuk mengirimkan anak kesekolah-sekolah terbaik memerlukan biaya yang tidak sedikit. Selain itu juga kita dibayangi dengan kekhawatiran apakah usia kita akan sampai pada masa anak-anak kita sekolah?

Pada tulisan ini disampaikan upaya mengamankan pembiayaan anak sekolah dengan menggunakan asuransi pendidikan, tentunya bukan sembarang asuransi namun asuransi  yang nilai manfaatnya  sesuai dengan kebutuhan.

 

Mengenali Jasa Asuransi

Jasa asuransi adalah jasa yang diberikan oleh perusahaan asuransi untuk memberikan sejumlah dana yang pada saat terjadinya risiko yang diperjanjikan didalam polis. Sesuatu yang diperjanjikan haruslah mempunyai nilai dan tidak dapat diperkiran terjadinya. Atas  jasa tersebut perusahaan asuransi berhak menerima sejumlah premi yang harus dibayarkan oleh orang atau perusahaan yang memerlukan  perlindungan asuransi.

 

Asuransi dapat digolongkan menjadi dua kelompok yaitu  asuransi umum, dan asuransi jiwa. Asuransi umum mempunyai manfaat sebagai alat pengalihan risiko atau kerugian dalam kegiatan usaha atau properti. Asuransi Jiwa memberi perlindungan asuransi apabila tertanggung meninggal dunia, maka asuransi memberikan sejumlah dana kepada ahli warisnya. Asuransi Kesehatan, Asuransi Pendidikan, Asuransi Properti, Asuransi Kredit adalah merupakan varian yang merupakan kreasi dari satu jenis asuransi di atas atau merupakan bauran dari asuransi umum dan asuransi jiwa.  

 

Mengenali Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan banyak ditawarkan oleh para agen asuransinya kepada para konsumen dengan  beragam jenis. Asuransi pendidikan banyak yang dibentuk dari  unit link dimana dalam pembayaran preminya memasukan unsur investasi. Apabila hasil investasinya tidak menunjukan hasil yang cukup menggembirakan maka pada saat terjadi musibah maka asuransi akan membayarkan sejumlah dana yang diperjanjikan, namun apabila hasil investasi sesuai dengan hasil yang diharapkan maka perusahaan tidak membayarkan klaim namun si tertanggung akan mendapatkan hasil dari investasinya.

 

Menetukan Besaran Asuransi Pendidikan

Besarnya nilai asurnasi yang hendak kita pilih sangat bergantung kepada kebutuhan tertanggung. Pada umumnya produk-produk asuransi saat ini disesuaikan dengan tingkatan pendidikan yang akan dialami oleh putra-putri kita. Umumnya Asuransi pendidikan didesain untuk membiaya sekolah SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, sehingga asuransi dapat dicairkan pada usia anak 12 tahun. 16 tahun dan 18 tahun sesuai dengan usia saat anak-anak kita pada saat memasuki SMP, SMA dan Pergurunan Tinggi.

 

Nilai pertanggungan disesuaikan dengan biaya masuk dan biaya sekolah pada saat putra putri kita di SMP, SMA dan Pergurunan tinggi. Misalkan untuk biaya masuk dan sekolah selama SMP memerlukan dana Rp 20 juta, kemudian biaya masuk dan sekolah SMA       Rp. 30 juta dan biaya masuk dan kuliah Rp. 150 jt, maka biaya total biaya dibutuhkan adalah sebesar Rp. 200 juta. Dengan data tersebut maka dirancanglah nilai pertanggungan sebesar RP. 200 juta yang akan jatuh tempo pada saat anak-anak memasuki sekolah-sekolah yang dimaksud, jangan lupa bahwa angka pertanggungan telah memperhitungkan tingkat inflasi agar pada saat klaim dapat memperoleh dana yang sesuai dengan biaya yang diperlukan.   

 

Bagaimanakah Merancang Asuransi Pendidikan?

Menyadari bahwa usia adalah rahasia Allah Yang Maha Kuasa maka asuaransi pendidikan yang dibeli sudah memasukan unsur ini sehingga apabila pencari nafkah dipanggil Yang Maha Kuasa maka pihak asurnasi dapat menjamin pembayaran asuransi selanjutnya sehingga pada saat putra-putri kita bersekolah pada tingkatan yang dirancang dapat dibiayai melalui pertanggungan asuransi.

 

Selain memilih produk asuransi yang sesuai  atau apabila paroduk asurnsi yang ditawarkan tidak sesuai , kita dapat meminta agen asurnasi membuat proposal asuransi yang sesuai dengan kebutuhan yang dapat kita sebut (tailored insurance), pilihlah perusahaan asuransi yang telah mendapatkan kepercayaan masyarakat yaitu perusahaan yang memiliki banyak nasabah dan mengelola dana investasi asuransi cukup besar dan memiliki rating yang baik. Seringkali kita tidak dapat mengetahui dengan baik perusahaan Asuransi yang baik, Untuk lebih meyakinkan dalan merencanakan asuransi pendidikan yang sesuai, disarankan meminta pertimbangan atau nasihat dari certified financial planner.

 

Evaluasi Program Asuransi Secara Berkala

Apabila kita sudah mempunyai rencana asuransi dan rencana asuransi telah dijalankan agar rencana asuransi atau program asuransi yang sedang dijalankan dapat memenuhi kebutuhan perlindungan maka disarankan diadakan evaluasi tahunan untuk meyakini bahwa polis asuransi yang kita miliki masih cukup melindungi dari kejadian atau musibah yang akan menimpa kita. Apabila tidak dapat elakukan evaluasi program asuransi setiap tahun, sekurang-kurangnya evaluasi dilakukan dua tahun sekali namun jangan lebih lama lagi, karena perubahan-perubahan yang cepat atas perekonomian dan bisnis dapat mempengaruhi nilai pertanggungan asuransi yang kita miliki.

 

Kesimpulan

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam merencana asuransi pendidikan bagi putra-putri kita adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan nilai pertanggungan yang diharapkan, disesuaikan dengan kebutuhan pembiayaan pendidikan.
  2. Pilihlah perusahaan asuransi yang bonafide yang berperingkat baik
  3. Pilihlah produk asuransi ysuai atau disesuaikan dengan kebutuhan kita, usahakan asurnasi dikaitkan dengan asuransi jiwa.
  4. Evaluasi rencana asuransi secara berkala, lakukan evaluasi atas besaran premi, besaran pertanggungan dan perusahaan asuransi.

 

 Penulis : Andre Herlambang, Akt, CFP®, CRMP®, (Registered Accountant,  Certified Financial Planner, Certified Risk Mangement Professional, dan Praktisi Keuangan)

 

 

 

 

 

Asuransi Dana Pendidikan dan Tabungan Pendidikan

Asuransi Dana Pendidikan dan Tabungan Pendidikan

 

Kita semua mengetahui bahwa biaya pendidikan tidaklah murah pada jaman sekarang dan terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu sebagai efek dari inflasi, sehingga sangat penting bagi kita untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. Asuransi pendidikan sebagai salah satu cara yang praktis untuk mempersiapkan dana pendidikan anak karena selain kita dapat mewujudkan investasi untuk dana pendidikan, kita juga telah diproteksi guna  menghadapi segala resiko yang mungkin timbul selama masa periode bersangkutan seperti resiko kematian, cacat total, masalah penyakit kritis yang mengakibatkan pihak tertanggung tidak dapat membayarkan premi untuk persiapan dana pendidikan tersebut. Jadi jelas asuransi pendidikan ini mengandung 2 fungsi yaitu fungsi investasi maupun fungsi proteksi. Demikian juga Tabungan Pendidikan yang banyak diselenggarakan oleh Bank dengan didukung oleh perusahaan asuransi tertentu juga mempunyai kedua fungsi yang sama, namun dari segi fleksibilitas Tabungan Pendidikan umumnya lebih fleksibel.Kedua jenis investasi ini yang umumnya banyak ditawarkan dalam mempersiapkan dana pendidikan anak.

 

Jadi baik Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan keduanya mempunyai fungsi proteksi atau perlindungan terhadap resiko terhadap ketidakmampuan pihak tertanggung untuk melanjutkan pembayaran premi apabila pihak tertanggung yang mempunyai nilai ekonomis meninggal dunia. Fungsi itulah yang membedakannya dengan jenis investasi lainnya.  Jadi  investasi pada asuransi pendidikan atau tabungan pendidikan mempunyai tujuan yang jelas yaitu untuk ketersediaan dana pendidikan.

 

Dalam mempersiapkan dana pendidikan anak kita perlu melakukan secara disiplin kedua fungsi tersebut sehingga ada jaminan ketersediaan dana pendidikan ini di kemudian hari pada saat dibutuhkan.

 

Adapun dalam memilih Asuransi Pendidikan, anda harus selektif dan membandingkan satu sama lain , pelajari kelebihan dan kekurangannya karena masing-masing akan berbeda aturan benefitnya satu sama lain. 

 

 Apakah Penting Berinvestasi pada Investasi Lainnya ?

Memang banyak sekali rupa-rupa investasi tapi marilah kita lihat beberapa investasi yang umumnya banyak dibicarakan dan mempunyai fungsi yang belum tentu sama dengan yang dibicarakan diatas. Adapun jenis-jenis investasi lainnya adalah sebagai berikut : 

1. Instrumen Perbankan seperti:

         Tabungan, umumnya dengan dana yang relatif kecil kita sudah dapat membuka rekening tabungan. Jenis  investasi relatif aman, sangat likuid dan bisa dicairkan setiap saat. Kelemahannya umumnya bunga rendah.

         Deposito, umumnya investasi pada instrument ini memerlukan dana yang relatif lebih besar dari tabungan. Jenis investasi ini juga relative aman, namun kelemahannya  tidak dapat dicairkan setiap saat guna menghindari penalti dari pihak bank.

 

2. Instrumen Pasar Modal seperti :

         Saham, pada jenis inivestasi ini kita melakukan penyertaan modal pada sebuah perusahaan publik dalam jumlah lembar saham atau lot yang diperdagangkan di pasar modal.  Adapun resikonya nilai saham dapat berfluktuasi mengikuti pergerakan harga pasar sehingga jelas di sini selain ada resiko bisnis (bisnis risk) juga ada resiko pasar (market risk). Keuntungan yang bisa diperoleh adalah apresiasi nilai saham serta dari pembagian deviden tahunan.

         Obligasi, pada jenis investasi ini kita membeli surat hutang yang dikeluarkan oleh perusahaan tertentu yang telah mendapat persetujuan dari BAPEPAM-LK. Pada investasi ini ada kepastian penghasilan berupa kupon yang dibayarkan setiap periode tertentu mirip seperti halnya di deposito namun umumnya kupon yang diberikan lebih tinggi disbanding deposito. Apabila obligasi tetap dipegang sampang jatuh tempo maka kita akan mendapat pengembalian sebesar Nilai Nominal dari Obligasi tersebut. Kekurangannya harga pasar obligasi bisa berfluktuasi mengikuti perkembangan pasar namun tidak seflukuatif di saham, sehingga apabila harus dijual pada saat harga dibawah nilai pada saat pembelian, maka investor dapat mengalami kerugiaan. Dalam memilih Obligasi tersebut, kita harus melihat rating yang dikeluarkan oleh Lembaga Pemeringkat seperti Pefindo guna mengurangi resiko gagal bayar (default risk), dan belilah obligasi yang masuk katagori investment grade yaitu idBBB dan memiliki track record manajemen yang baik. 

         Reksadana, pada jenis investasi ini kita membeli unit penyertaan pada sebuah portfolio yang dikelola oleh sebuah perusahaan manajemen investasi. Jadi di sini dana dipooling dari banyak orang kemudian diinvestasikan dalam sebuah portfolio bersama. Dalam bekerja, manajer investasi juga dibantu oleh Bank Kustodian yang memegang seluruh kekayaan dari reksadana tersebut sehingga perkembangan nilai dari investasi reksadana ini dapat dilihat dalam bentuk NAB harian yang wajib dipublish ke umum. Sebelum anda berinvestasi pada reksadana, bacalah terlebih dahulu Prospektusnya guna mengetahui apakah sesuai dengan risk profile anda dan apakah sudah mendapat persetujuan dari BAPEPAM-LK. Ada banyak jenis reksadana, yaitu reksadana saham, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana campuran. Pilihlah dengan bijak sesuai karakteristik pribadi anda, target pencapaian tujuan keuangannya serta pilihkan perusahaan manajemen investasi yang memiliki track record baik dengan portfolio yang baik. Investasi reksadana secara rutin untuk jangka panjang minimal di atas 5 tahun dapat memberikan hasil yang lebih optimal

3. Instrumen Investasi lainnya :

         Emas , memang emas khususnya emas batang dan coin sebagai suatu jenis investasi yang agak menarik untuk investasi jangka panjang, karena dengan kecenderungan harga minyak bumi yang bisa mengalami kenaikan di masa depan karena keterbatasan jumlah produksi minyak dunia, maka cenderung akan menyebabkan tingkat inflasi yang tinggi. Dalam kondisi inflasi yang tinggi, emas merupakan salah satu instrument yang baik untuk investasi. Emas boleh digunakan untuk menambah diversifikasi portfolio investasi anda.  

         Property, berinvestasi pada property seperti tanah dan bangunan adalah baik untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang, karena dengan kecenderungan jumlah lahan yang makin terbatas, maka harga property mengalami kecenderungan naik dari waktu ke waktu. Kelemahannya adalah membeli property umumnya diperlukan modal yang relatif lebih besar terlepas anda melakukan leverage atau tidak. Strateginya adalah pilihlah lokasi yang tepat guna memperoleh apresiasi nilai yang baik ataupun memperoleh passive income dalam bentuk uang sewa. Bila kita memilih lokasi yang tepat pada waktu dan harga yang tepat, serta dipegang dalam jangka waktu relatif panjang di atas 10 tahun, dapat memberikan rata-rata peningkatan nilai diatas 20% per tahun. Untuk kebutuhan jangka pendek, investasi ini tidak cocok karena tidak mudah langsung dijual setiap saat dengan harga yang menarik.  

         Berlian, berinvestasi pada berlian juga sudah mulai menjadi trend di kalangan investor tertentu pada jaman modern ini. Namun berinvestasi pada berlian memerlukan modal yang besar, karena apabila anda ingin membeli berlian dengan tujuan investasi adalah harus membeli berlian yang memiliki sertifikat yang umumnya tidak murah nilainya. Sehingga tetap saja investasi berlian ini tidak terlalu liquid juga, karena harganya yang cenderung mahal dan persepsi orang yang berbeda satu sama lain walaupun sudah ada standard nilai internationalnya.

Jadi investasi pada instrument perbankan, instrument pasar modal atau pada instrument investasi lainnya seperti di atas, adalah bentuk investasi biasa yang tidak digabungkan dengan fungsi proteksi untuk keperluan dana pendidikan anak seperti halnya pada Asuransi Pendidikan ataupun Tabungan Pendidikan.

Anda bisa saja melakukan investasi reksadana dan deposito ataupun reksadana dan property tergantung dari target waktu kebutuhan dana pendidikan tersebut. Bila targetnya makin panjang, maka anda dapat berinvestasi pada instrument yang sedikit lebih beresiko seperti reksadana dan property, guna pencapaian return yang lebih optimal. Bila untuk jangka yang lebih pendek, maka investasi pada tabungan dan deposito lebih tepat buat anda.

Namun apakah investasi anda telah menyelesaikan masalah, yah kalo anda telah memiliki uang yang cukup banyak untuk membeli atau melakukan penempatan  investasi sekaligus besar di muka, sehingga pencapaian target dapat diperkirakan maka menjadi tidak terlalu masalah. Namun masalahmya apabila anda masih dalam proses menabung atau melakukan investasi secara regular tiap bulan sedikit-sedikit maka berhati-hatilah anda masih menghadapi resiko kegagalan dalam perencanaan tersebut karena faktor resiko kematian, cacat total ataupun penyakit kritis yang mengakibatkan anda menjadi tidak produktif lagi. Itulah perlunya fungsi proteksi yang dalam hal ini telah dihadirkan melalui produk asuransi pendidikan ataupun tabungan pendidikan.

Bila anda cukup disiplin dalam berinvestasi secara regular untuk keperluan dana pendidikan ini , maka sah-sah saja anda berinvestasi sendiri secara regular dan untuk menambah fungsi proteksi , anda dapat membeli Term Life Insurance atau Asuransi Jiwa berjangka guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama masa persiapan dana pendidikan tersebut. Namun buat anda yang kurang disiplin dan kurang agak mengerti mengenai seluk beluk investasi, maka Asuransi Pendidikan ataupun Tabungan Pendidikan dapat menjadi alternatif yang bijaksana.

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa Asuransi Pendidikan mempunyai 2 fungsi yaitu fungsi investasi maupun fungsi proteksi, yang memungkinkan terjaminnya ketersediaan dana pendidikan anak walaupun seorang bapak sebagai tertanggung mengalami kematian, cacat total maupun mengalami penyakit kritis. Masing-masing perusahaan asuransi memiliki aturan main yang berbeda, namun umunya apabila terjadi kematian, cacat total dari pihak tertanggung, maka pihak keluarga akan memperoleh uang pertanggungan sebagai warisan dan benefit dana pendidikan akan tetap dicairkan sesuai waktunya. Oleh karena itu umunya preminya menjadi mahal karena harus menanggung ketersediaan dana pendidikan untuk anak tersebut apabila kejadian resiko itu terjadi. Tentu saja bila kejadian itu terjadi , maka premi tidak perlu dibayarkan lagi dan menjadi sepenuhnya tanggung jawab perusahaan asuransi.

Tugas Anda Sebelum Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Anda terlebih dahulu sebagai orang tua wajib untuk menentukan kemana kira-kira anak anda akan bersekolah, dan berapa biaya sekolah itu pada saat sekarang. Atas dasar biaya ini dan jangka waktu target pencapaian serta menggunakan tingkat rata-rata kenaikan biaya sekolah per tahun , maka anda dapat memperkirakan berapa kebutuhan dana pendidikan yang diperlukan. Dasar itulah yang anda bicarakan dengan pihak perencana keuangan yang akan membantu mempersiapkan Asuransi Pendidikan itu sehingga anda tidak salah menentukan jumlah uang pertanggungan dan distribusi endowmentnya yang dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak anda.

Tentu saja anda harus membeli produk yang sesuai dengan kemampuan anda, karena jangan sampai rencana anda gagal karena tidak mampu melanjutkan membayar premi. Namun bagaimanapun uang pertanggungan juga menjadi faktor penting sehingga anda tidak sekedar membeli asuransi pendidikan yang ternyata tidak bisa mencukupi kebutuhan dana pendidikan anak anda bila sesuatu hal terjadi. Kecuali anda juga mempunyai kombinasi investasi di tempat lain yang secara total mampu mendukung ketersediaan dana ini nantinya.

Memang masing-masing orang menghadapi kondisi dan situasi yang berbeda dengan tujuan keuangan yang berbeda pula , yang juga mempengaruhi cara pandang sekaligus risk profile orang tersebut. Namun buat saya, selain anda berinvestasi untuk tujuan yang specific dengan produk yang specific seperti diatas, kalo ada baiknya juga berinvestasi pada alternative investasi lain seperti telah dijelaskan diatas  karena umumnya bisa memberikan return yang lebih baik apalagi dalam kurun waktu yang agak panjang seperti di atas 5 tahun apalagi 10 tahun.  Investasi pada Reksadana Saham, Property dan juga emas menjadi primadonanya apabila anda mempunyai tujuan untuk jangka panjang tersebut diatas 10 tahun. Selain untuk tujuan ekonomis guna memperoleh nilai manfaat return yang lebih besar, alternative investasi diperlukan untuk keperluan diversifkasi guna mengurangi resiko keuangan anda. Jadi bisa saja anda berinvestasi pada kombinasi beberapa macam instrumen keuangan yang masing-masing memang telah disesuaikan dengan target pencapain tujuan keuangannya dalam kurun waktu yang berbeda.

Tidak usah takut untuk mulai menabung dan berinvestasi, mulai dengan  buat budget keuangan keluarga yang jelas setiap bulan guna mengendalikan pengeluaran anda dan pisahkan minimal 10% dari penghasilan anda dimuka untuk mulai  berinvestasi. Lalu mulai focuskan rencana anda untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, dan bisa mulai menghitung-hitung berapa kebutuhan dana pendidikan anak anda nantinya, bisa berdiskusi dengan perencana keuangan yang ada dan mulai melakukan perencanaan dana pendidikan lebih baik. Tujuannya jelas supaya kelak dana yang dipersiapkan cukup untuk mendanai pendidikan anak dan tidak menjadi beban di kemudian hari.  

 

 

 

 

 

 

 

 

Tujuan Hidup Keluarga

Tujuan Hidup Keluarga

Berbicara mengenai tujuan hidup dalam perencanaan keuangan keluarga tidaklah semudah mengatakannya begitu saja, karena belum tentu apa yang kita katakan adalah yang tujuan prioritas untuk kehidupan keluarga kita. Dalam hal ini, perencana keuangan keluarga akan membantu/menfasilitasi anda untuk dapat mengenali apa sih yang benar-benar urgent, prioritas kebutuhan anda baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang akan menjadi Tujuan perencanaan keuangan anda.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang ingin hidup senang, bisa beli ini itu , bisa jalan-jalan sana sini, yah sih itu adalah hal yang wajar.  Namun Apa itu semua tujuan hidup yang prioritas buat anda? Hati-hati jangan terjebak dalam membedakan yang benar-benar kebutuhan dan yang mana yang hanya sekedar keinginan. Yah …yah betul…keinginan seperti berjalan-jalan ke Paris…itu juga bisa jadi tujuan anda dalam perencanaan keuangan anda…tapi apa itu yang prioritas? Keinginan yang hanya menyenangkan sesaat lebih baik disingkirkan dahulu, ketika anda memikirkan apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidup anda yang prioritas.

Sebagai gambaran aja deh, biasanya kalo buat orang pada umumnya seperti para keluarga muda, yang prioritas itu adalah seperti kebutuhan membeli rumah, kebutuhan menyiapkan  pendidikan anak, lalu  lebih bagus lagi kalo anda sudah mempersiapkan kebutuhan akan dana pensiun anda.  Namun umumnya dalam hal mempersiapkan   dana ini memerlukan suatu perjalanan waktu  yang tentu makin bagus kalo dipersiapkan lebih awal. Karena dalam perjalanan waktu itulah banyak sekali kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Oleh karena itupun maka dalam ilmu perencanaan keuangan keluarga , anda harus memperkecil atau menghilangkan resiko-resiko tersebut dengan transfer of risk atau mentransfer resiko-resiko ini melalui suatu perlindungan Asuransi.   Jangan sampai anda bagaikan seorang penumpang yang naik kapal Cruise yang tidak punya kapal sekoci dan tidak punya pelampung, wah…wah…bahaya lo……Ilustrasi yang tepat adalah sedia Payung sebelum Hujan…jangan sampai kehujanan dululah…entar basah kuyup deh..he..he…Yah itu hanya sebagian contoh tujuan prioritas.

Namun tujuan hidup setiap orang yah berbeda beda tergantung dari keadaan masing-masing, jadi prioritas itu bisa saja berbeda-beda. Ingat yah kalo bikin prioritas yang benar….yang penting bangun fondasi dan struktur rumahnya dulu dan lakukan finishingnya dengan rapi, jangan beli perabotannya dulu….ggggeerrrr………..yah seperti  Jargon Susu Dancow kesukaan saya…”Ini Dulu Baru Itu”….begitulah kira-kira seharusnya kita melakukan skala prioritas dalam tujuan hidup kita.