Apr
6
2009
Perencanaan Keuangan Keluarga sangatlah penting untuk mulai dilakukan sejak awal, bahkan ketika anda masih jomblo alias belum punya pasangan anda bisa mulai menyiapkan diri anda guna memasuki gerbang kehidupan lanjutan dalam rumah tangga nantinya.. Jadi janganlah sungkan-sungkan untuk mengambil asuransi jiwa atau sekedar membeli unit link untuk mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga nantinya. Bila anda memulainya lebih awal segala sesuatunya akan menjadi lebih murah dan investasi akan menjadi lebih maksimal. Namun bukan berarti orang jomblo atau tidak kawin itu tidak perlu perencanan keuangan lo…itu salah karena anda karena anda tetap harus tanggung jawab mengenai hal perencanaan ini untuk diri anda sendiri nantinya ketika pensiun.
sangatlah penting untuk mulai dilakukan sejak awal, bahkan ketika anda masih jomblo alias belum punya pasangan anda bisa mulai menyiapkan diri anda guna memasuki gerbang kehidupan lanjutan dalam rumah tangga nantinya.. Jadi janganlah sungkan-sungkan untuk mengambil asuransi jiwa atau sekedar membeli unit link untuk mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga nantinya. Bila anda memulainya lebih awal segala sesuatunya akan menjadi lebih murah dan investasi akan menjadi lebih maksimal. Namun bukan berarti orang jomblo atau tidak kawin itu tidak perlu perencanan keuangan lo…itu salah karena anda karena anda tetap harus tanggung jawab mengenai hal perencanaan ini untuk diri anda sendiri nantinya ketika pensiun.
sangatlah penting untuk mulai dilakukan sejak awal, bahkan ketika anda masih jomblo alias belum punya pasangan anda bisa mulai menyiapkan diri anda guna memasuki gerbang kehidupan lanjutan dalam rumah tangga nantinya.. Jadi janganlah sungkan-sungkan untuk mengambil asuransi jiwa atau sekedar membeli unit link untuk mempersiapkan perlindungan keuangan keluarga nantinya. Bila anda memulainya lebih awal segala sesuatunya akan menjadi lebih murah dan investasi akan menjadi lebih maksimal. Namun bukan berarti orang jomblo atau tidak kawin itu tidak perlu perencanan keuangan lo…itu salah karena anda karena anda tetap harus tanggung jawab mengenai hal perencanaan ini untuk diri anda sendiri nantinya ketika pensiun.
Sekarang pertanyaan adalah berapa banyak sih dari kita yang sudah mempersiapkan masa depan anaknya dengan rencana dana pendidikan yang matang? Berapa banyak sih yang telah sungguh sungguh mempersiapkan keuangan hari tuanya alias masa pensiun nanti. Berapa banyak yang punya dana darurat kalau sampai ada apa apa dengan kita? Bagaimana kalau sampai ada apa apa dengan kita, siapa yang akan membiayai kehidupan istri dan anak-anak kita? Percayalah semuanya memerlukan suatu perencanaan keuangan keluarga yang matang. Betul pernyataan yang mengatakan bahwa “Pola Makan kita sekarang menentukan kesehatan kita di masa tua nanti , demikian juga pola dan gaya hidup keuangan kita sekarang juga menentukan pola keuangan hari tua kita”. Oleh karena itu mulailah dari sekarang dan jangan tunda lagi. Ingat biaya hidup yang tinggi di masa mendatang sudah jelas ada di depan mata, sekarang masalahnya gimana caranya agar kita tidak kena turbulence atau goncangan ekonomi keluarga, jawabannya mulailah perencanaan keuangan keluarga dari sekarang.
