Posts Tagged ‘proteksi keuangan keluarga’

Perencana Keuangan Dana Pensiun

Perencana Keuangan Dana Pensiun

Banyak orang kurang menyadari 2 resiko utama yang dihadapi oleh setiap orang dalam pola pikir perencanaan keuangan keluarga. Padahal banyak contoh yang sudah kita lihat di dalam masyarakat ketika seorang suami meninggal dunia, si istri tidak punya kemampuan untuk mempertahankan kehidupan ekonominya karena penunjang ekonomi keluarga hanyalah Sang Suami. Lebih kompleks lagi cerita seorang anak laki-laki dari keluarga kaya, kita sebut aja si Bob, karena merasa sebagai anak bos maka ketika Bob menikah dan mempunyai istri dan 3 orang anak, maka Bob tidak pernah berpikiran untuk melakukan proteksi keuangan keluarga, karena menurut Bob dia punya ayah yang kaya raya. Lalu apa yang terjadi di umur perkawinannya yang ke 10 tiba-tiba ayahnya yang kaya raya itu bangkrut dan Bob tidak bisa menerima kenyataan itu dan tiba-tiba Bob mendadak sakit dan meninggal…tragis bukan…yah itu sekedar ilustrasi aja. Singkat kata bagaimanapun kita memerlukan proteksi atau perlindungan atau asuransi jiwa untuk melindungi nilai ekonomis yang dimiliki oleh seorang kepala rumah tangga yang memberi nafkah kepada keluarga. Ini yang disebut sebagai Resiko Mati Terlalu Cepat.

Lain cerita lagi, ketika seorang kepala rumah tangga, kita sebut aja Pak Abdul, kurang memperhatikan kebutuhan dana hari tuanya karena merasa nyaman dengan keadaan ekonominya sekarang ketika Dia masih bisa menghasilkan penghasilan atau nilai ekonomis dari pekerjaannya. Namun apa yang terjadi ketika Pak Abdul ini pensiun keadaan ekonominya makin lama makin sulit terutama pada saat masa tuanya kehidupan ekonominya sungguh sungguh tak menentu karena ternyata uang pensiun yang diterimanya hanya cukup membiayai hidupnya sampai 5 tahun sesudah masa pensiunnya. Hidupnya menjadi sangat bergantung pada anak-anaknya yang juga menghadapi beban ekonomi yang berat pada masa itu. Maaf yah..boro-boro Ayah bisa tinggalkan harta warisan….yah untuk hidup Ayah sendiri aja juga sudah sangat sulit.  Mengerti gak Nak? … Jelas di sini terlihat ada Resiko yang kedua yaitu Resiko Hidup terlalu lama.  . Yah memang seakan-akan serba salah yah hidup terlalu cepat salah , hidup terlalu lama juga salah. Tapi semua itu bisa dikurangi efek sampingnya apabila kita mempersiapkan sejak dini dengan perencanaan keuangan keluarga yang baik. Bila perlu anda dapat menghubungi perencana keuangan yang dapat membantu anda untuk mempersiapkannya.